Kemandirian anak

Hari ke dua, mengingatkan adik untuk bisa membuka sendiri celananya saat pipis adalah tantangan tersendiri. Apalagi saat asyik nonton tv, pasti dia akan benar2 berlari saat sudah merasa ingin sekali pipis. Kalo sudah seperti itu, dengan terbiasanya dia dibantu pasti akan berteriak pipiiiss. Tanpa membuka celana langsung kekamar mandi dan kalo tdk segera dibukakan pasti akan ngompoll. 

Open mind harus segera dilancarkan nih, lalu saya bercerita akibat dari menahan air kencing. Pipis ya g ditahan akan menyebabkan terjadinya pengkristalan urin. Adik bertanya apa itu kristal, saya jawab itu seperti batu kecil2 atau seperti pecahan kaca. Lalu dia bertanya lagi, kenapa bisa jadi batu, saya jawab karena dalam pipis atau yang disebut urin itu banyak kotorannya. Kotoran kan harus dibuang tidak boleh disimpan. Kalo kotorannya disimpan bisa menyebabkan penyakit. Entah mengerti atau tidak tapi saya bercerita dengan wajah meyakinkan. Dan dengan duduk berdua disampingnya.

Ternyata, percakapan itu membawa hasil. Tiap ada gejala ingin pipis dia bilang pipiiis sambil buka celananya. Tapi hari ini dia melakukannya masih 1x sedangkan pipisnya 4x hehehe. 

Perkembangan yang cuma sedikit ini begitu berarti. Tetap semangat, semoga target bisa tercapai sebelum waktunya. 

Kemandirian untuk kakak

Hari kedua latihan kemandirian untuk kakak berjalan lumayan lancar, masih harua diingatkan untuk memasak nasi dan mengontrol nasi. 

Semoga kakak semakin rajin dan mandiri. Lebih peduli terhadap keluarga. 

#Level 2

#Bunsayiip

#chalange kemandirian

Komunikasi keluarga 2

Forum keluarga hari ke 2

Tanggal 25 adalah hari ke2 untuk forum keluarga, jika di hari ke 1 forum keluarga berjalan lancar hari ke 2 berjalan agak kikuk. Suami harus mengerjakan tugas kantor yang belum terselesaikan sehingga tidak bisa kumpul2 seperti kemarin.suasana cair saat si kecil bilang “sekarang giliran mama yang cerita” cerita apa ya, tiba2 muncul ide cerita sebelum banyak rumah yang dibangun di sekitar rumah. Ketika di sekitar rumah masih banyak sawah dan akhirnya cerita masa kecil mamanya yang senang bermain di sawah. Kakak dan adik mendengarkan dengan seksama. 

Adik menyeletuk lagi “sekarang giliran kakak yang cerita” masih dalam seperti hari ke1 kakak masih sulit untuk menemukan ide cerita, rasa tidak percaya diri untuk bicara di forum masih terpancar. Lama terdiam untuk mencari ide saya tawarkan kepadanya untuk bercerita kegiatannya di sekolah. Kebetulan hari itu dia mengikuti kegiatan ekstrakulikuler musik dan dia merekam kegiatannya. Satu persatu rekaman di putar dia menceritakan siapa saja yang ada di vidio. Dengan antusias dia menceritakan manequin challange yang dilakukan bersama teman2,nya yang mengikuti ekstra musik. Kami membahas gerakan2 yang efektif untuk bertahan saat manequin challange. Gerakan2 itu harus yang tidak membuat capek 🙂 jadi kalo ada gerakan berdiri 1 kaki tidak akan bertahan lama karena kelelahan, dan manequin challangenya gagal. Seperti namanya manequin challange adalah tantangan untuk diam selama mungkin seperti manequin di toko. Hehehe baru tau juga ada mainan seperti ini 🙂 

Lalu adik cerita apa, dia masih terbawa suasana forum kemarin dia cerita apa saja dan diakhiri dengan bannya kempes, hahaha kadang ga nyambung juga sih. 😀 tapi kami semua jadi tertawa terbahak2. 

Forum keluarga ini sih belum membahas hal2 untuk merancang masa depan keluarga bersama, tapi kegiatan ini membuat kami saling terbuka satu sama lain dan mendekatkan anggota keluarga. Mendukung satu sama lain untuk berani mengungkapkan ide, dan berbicara di depan forum. Membuat kami tertawa bersama dan saling memperhatikan. Belajar untuk menahan ego menjadi yang selalu diperhatikan tapi juga mau mendengarkan yang lain bercerita.

#forum komunikasi 1.2#Kuliahiip#komunikasikeluarga#iipchallange#